iPhone Duo Bukan yang Pertama: Sejarah Perangkat Lipat yang Terlupakan

0 0
Read Time:1 Minute, 34 Second

Apple baru saja mengumumkan iPhone Duo sebagai perangkat pertama mereka dengan layar lipat. Pengumuman ini langsung menarik perhatian karena membawa Apple ke ranah foldable yang selama ini didominasi Samsung dan Google. Namun, iPhone Duo ternyata bukan pionir di kategori ini.

Layar lipat sudah hadir di pasar sejak beberapa tahun lalu. Samsung dengan Galaxy Fold dan Google lewat Pixel Fold telah lebih dulu memperkenalkan konsep perangkat yang bisa dilipat. Konsumen yang tertarik dengan teknologi ini sudah punya pilihan sebelum Apple masuk.

Nama Duo juga bukan hal baru. Sebelumnya sudah ada produk dengan sebutan serupa yang pernah dikembangkan atau dirilis di masa lalu. Hal ini membuat sejarah nama tersebut terasa belum lengkap jika hanya melihat pengumuman Apple hari ini.

Salah satu konteks yang menarik adalah bagaimana persaingan di segmen foldable mendorong inovasi desain secara keseluruhan. Ketika satu merek memperkenalkan engsel yang lebih tipis atau bahan layar yang lebih tahan lama, merek lain cenderung mengikuti dengan penyesuaian serupa. Apple yang baru masuk bisa membawa standar baru di sisi software dan integrasi ekosistem, meski secara hardware foldable sudah cukup matang.

Selain itu, kehadiran iPhone Duo berpotensi memperluas pilihan bagi pengguna yang selama ini ragu beralih ke foldable karena brand loyalty. Banyak orang yang sudah terbiasa dengan iOS kini punya opsi untuk mencoba perangkat lipat tanpa harus pindah platform. Ini bisa mempercepat adopsi teknologi foldable di kalangan pengguna yang sebelumnya hanya setia pada smartphone konvensional.

Meski begitu, pasar foldable masih relatif niche dibanding smartphone biasa. Harga yang lebih tinggi dan kekhawatiran soal daya tahan layar menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Apple biasanya menunggu sampai teknologi benar-benar matang sebelum merilis produk baru, jadi kehadiran iPhone Duo menandakan bahwa foldable sudah dianggap siap untuk audiens lebih luas.

Secara keseluruhan, cerita di balik iPhone Duo menunjukkan bahwa inovasi di dunia teknologi jarang benar-benar dimulai dari nol. Selalu ada lapisan sejarah sebelumnya yang membentuk apa yang kita lihat hari ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related posts